EMITENTV.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) alias PGE pada Kamis (30/5/2024) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023.
RUPST tersebut mengganti posisi satu direksi dan dua komisaris. Adapun posisi direksi yang diganti adalah Rachmat Hidajat.
Rachmat yang sebelumnya duduk sebagai direktur Eksplorasi dan Pengembangan digantikan oleh Edwil Suzandi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Edwil sebelumnya diketahui menjabat sebagai Executive Vice President Upstream Business di PT Pertamina Hulu Rokan.
Sementara dua anggota dewan komisaris PGE yang dicopot adalah Sujit S Parhar diganti oleh Abdulla Zayed sebagai komisaris independen.
Dan Dannif Danusaputro sebagai komisaris digantikan oleh John Eusebius Iwan Anis.
Baca artikel lainnya, di sini: Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia, Ini Kata Prabowo Subianto
Baca Juga:
CSA Index September 2025 Turun Tajam ke 65,4, Pasar Waspada
Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan
Korporasi dalam Kasus ASABRI Segera Disidang, Publik Tunggu Putusan Hakim
Sekedar informasi, Abdulla sebelumnya merupakan direktur Pengembangan dan Investasi Wilayah Asia dan Afrika di Masdar.
Masdar merupakan perusahaan pengembang energi terbarukan asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Baca artikel lainnya, di sini: Kejagung Periksa Mantan Vice Presdir PT Merril Lynch Indonesia dalam Kasus Penerbitan IUP Kutai Barat
Sedangkan John Eusebius diketahui pernah duduk disejumlah posisi strategis di PT Pertamina (Persero), yaitu sebagai direktur utama PT Pertamina Hulu Indonesia dan direktur utama PT Pertamina Internasional EP.
Baca Juga:
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
OJK Dorong Perusahaan Efek Bangun Sistem Manajemen Risiko yang Lebih Kuat
Dilansir Minergi.com, RUPST juga mengumumkan kenaikan laba bersih sebesar 28,47 persen secara year on year (yoy) pada 2023 menjadi USD 163,57 juta.
PGE juga menorehkan pendapatan usaha sebesar USD 406,28 juta naik 5,24 persen (yoy), dan own operations production sebesar 4.734,57 GWh atau meningkat 2,26 persen (yoy).
RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih untuk dividen sebesar USD 128,4 juta , yang merupakan 78,5 persen dari laba bersih perseroan pada tahun lalu.***
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Ekbisindonesia.com dan Infomaritim.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media ekonomi & bisnis lainnya, dapat menghubungi Rilisbisnis.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Baca Juga:
CWLS SWR006 Dan Sukuk Ritel, Investasi Syariah Bernilai Ganda
Investigasi: Dampak Nyata Corporate Action Terhadap Nilai Saham
Bursa Efek Indonesia Catat Kapitalisasi Tertinggi Sepanjang Sejarah
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai perkembangan dunia politik, hukum, dan nasional melalui Hello.id












